Bulan Rajab merupakan salah satu bulan haram, artinya bulan yang dimuliakan. Dalam Islam, terdapat empat bulan haram, yakni Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Rasulullah mencontohkan
Saat memasuki bulan Rajab beliau membaca:
للهُمَّ صَلِّى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
ALLOOHUMMA SHOLLI 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA 'ALAA AALIHI WASHOHBIHI AJMA'IINA
Wirid dan Dzikir Selama Bulan Rajab
Berikut adalah beberapa bacaan wirid/dzikir yang dapat diamalkan selama bulan rajab. Dibaca 100 kali, minimal setelah sholat fardhu. Adapun untuk bacaannya berbeda-beda disetiap sepuluh hari.
Tanggal 1 sampai 10 Rajab
سُبْحَانَ اللهُ حَيُّ الْقَيُّوْمُ
SUBHAANALLOOHU HAYYUL QOYYUUMU (Dibaca 100 kali)
Tanggal 11 sampai 20 Rajab
سُبْحَانَ اللهِ اَحَدِ الصَّمَدْ
SUBHAANALLOOHI AHADISH-SHOMAD (Dibaca 100 kali)
Tanggal 21 sampai 30 Rajab
سُبْحَانَ اللهُ الرَّؤُوْفُ
SUBHAANALLOOHU ROUUFU (Dibaca 100 kali)
AMALAN SETELAH SHOLAT SELAMA BULAN RAJAB
Bacaan atau amalan berikut, dibaca setelah selesai sholat magrib dan sholat subuh selama bulan rajab.
Sholat Subuh
Setelah sholat subuh, silakan baca atau amalkan ini sebanyak 70 kali.
رَبِّ غْفِرْلِى وَارْحَمْنِى وَتُبْ عَلَيَّ
ROBBIGHFIRLII WARHAMNII WATUB 'ALAYYA
Sholat Magrib
Setelah sholat maghrib, silakan baca atau amalkan ini sebanyak 70 kali.
رَبِّ غْفِرْلِى وَارْحَمْنِى وَتُبْ عَلَيَّ
ROBBIGHFIRLII WARHAMNII WATUB 'ALAYYA
Kemudian dilanjutkan dengan membaca Al-Qur'an Surat Al-Ikhlas sebanyak 12 kali.
Memperbanyak Sayyidul Istighfar
Umat muslim dianjurkan untuk banyak memohon ampun atas dosa-dosanya di bulan Rajab.
Salah satu amalan yang dianjurkan adalah membaca sayyidul istighfar saat pagi dan sore.
Barang siapa yang membaca ini dan meninggal, maka ia masuk surga.
Adapun bacaan sayyidul istighfar adalah:
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ وَأَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَعْتَرِفُ بِذُنُوبِي فَاغْفِرْ لِي ذُنُوبِي إِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Ya Allah, Engkaulah Tuhanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau sudah menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku akan berusaha selalu ta’at kepada-Mu, sekuat tenagaku Yaa Allah. Aku berlindung kepada-Mu, dari keburukan yg kuperbuat. Kuakui segala nikmat yang Engkau berikan padaku, dan kuakui pula keburukan-keburukan dan dosa-dosaku. Maka ampunilah aku ya Allah. Sesungguhnya tidak ada yg bisa mengampuni dosa kecuali Engkau.”
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
Allâhumma bârik lanâ fî rajaba wasya‘bâna waballighnâ ramadlânâ
“Duhai Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadlan.”
(Lihat Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkâr, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir).
Komentar
Posting Komentar