Langsung ke konten utama

AYAT HIFIZ || آيةالحفظ

آية الحفظ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
.. وَلَا يَئُودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ ﴿2:255﴾

.. وَيُرْسِلُ عَلَيْكُمْ حَفَظَةً .. ﴿6:61﴾

.. إِنَّ رَبِّي عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ حَفِيظٌ ﴿11:57﴾

.. فَاللَّهُ خَيْرٌ حَافِظًا ۖ وَهُوَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ ﴿12:64﴾

لَهُۥ مُعَقِّبَاتٌ مِّن بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِۦ يَحْفَظُونَهُۥ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ .. ﴿13:11﴾

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَافِظُونَ ﴿15:9﴾

وَحَفِظْنَاهَا مِن كُلِّ شَيْطَانٍ رَّجِيمٍ ﴿15:17﴾

وَجَعَلْنَا السَّمَاءَ سَقْفًا مَّحْفُوظًا .. ﴿21:32﴾

وَحِفْظًا مِّن كُلِّ شَيْطَانٍ مَّارِدٍ ﴿37:7﴾

.. وَحِفْظًا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ ﴿41:12﴾

.. وَرَبُّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ حَفِيظٌ ﴿34:21﴾

.. اَللَّهُ حَفِيظٌ عَلَيْهِمْ وَمَآ أَنتَ عَلَيْهِم بِوَكِيلٍ ﴿42:6﴾

وَإِنَّ عَلَيْكُمْ لَحَافِظِينَ ﴿82:10﴾ كِرَامًا كَاتِبِينَ ﴿82:11﴾ يَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَ ﴿82:12﴾

إِن كُلُّ نَفْسٍ لَّمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌ ﴿86:4﴾

إِنَّ بَطْشَ رَبِّكَ لَشَدِيدٌ ﴿85:12﴾ إِنَّهُۥ هُوَ يُبْدِئُ وَيُعِيدُ ﴿85:13﴾ وَهُوَ الْغَفُورُ الْوَدُودُ ﴿85:14﴾ ذُو الْعَرْشِ الْمَجِيدُ ﴿85:15﴾ فَعَّالٌ لِّمَا يُرِيدُ ﴿85:16﴾ هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْجُنُودِ ﴿85:17﴾ فِرْعَوْنَ وَثَمُودَ ﴿85:18﴾ بَلِ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي تَكْذِيبٍ ﴿85:19﴾ وَاللَّهُ مِن وَرَآئِهِم مُّحِيطٌ ﴿85:20﴾ بَلْ هُوَ قُرْآنٌ مَّجِيدٌ ﴿85:21﴾ فِي لَوْحٍ مَّحْفُوظٍ ﴿85:22﴾


Fadhilat

Barangsiapa yang mengamalkan membacanya, nescaya akan terselamat daripada segala bahaya walaupun dia tidur di tempat binatang buas atau di dalam hutan, dengan izin Allah.



Terjemahan

Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.

Dan tiadalah menjadi keberatan kepada Allah menjaga serta memelihara kedua (langit dan bumi serta isi keseluruhan)nya. Dan Dia lah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. (2:255)

Dan Dialah Tuhan mengutuskan kepada kamu pengawal-pengawal (yakni para malaikat yang menjaga dan menulis setiap sesuatu yang kamu lakukan). (6:61)

Sesungguhnya Tuhanku Maha pengawal dan Pemulihara tiap-tiap sesuatu. (11:57)

Sesungguhnya Allah sahajalah Penjaga yang sebaik-baiknya; dan Dia lah juga Yang Maha Mengasihani dari sekelian yang memiliki rasa belas kasihan. (12:64)

Bagi tiap-tiap seorang itu ada malaikat penjaganya, silih berganti dari hadapannya dan dari belakangnya, yang mengawasi dan menjaganya (dari sesuatu bahaya) dengan perintah Allah. (13:11)

Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Quran, dan Kamilah yang memelihara dan menjaganya. (15:9)

Dan Kami pelihara (urusan) langit itu daripada tiap-tiap Syaitan yang direjam. (15:17)

Dan Kami telah menjadikan langit sebagai bumbung yang terpelihara dan terkawal. (21:32)

Dan (Kami pelihara urusan langit itu) dengan serapi-rapi kawalan daripada tiap-tiap Syaitan yang derhaka. (37:7)

(Dan Kami hiasi langit yang dekat pada pandangan mata penduduk bumi dengan bintang-bintang yang bersinar cemerlang bagi) Kami memelihara langit itu dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Allah Yang Maha Kuasa, lagi Maha mengetahui. (41:12)

Dan (ingatlah) Tuhanmu sentiasa mengawal serta mengawasi tiap-tiap sesuatu. (34:21)

Allah sentiasa mengawasi tingkah laku mereka (dan akan membalasnya); dan engkau (wahai Muhammad hanyalah penyampai) bukanlah menjadi wakil yang menguasai soal (bawaan dan amalan) mereka itu. (42:6)

Padahal sesungguhnya, ada malaikat-malaikat yang menjaga dan mengawas segala pembawaan kamu; (82:10)

(Mereka adalah makhluk) yang mulia (di sisi Allah), yang ditugaskan mencatat (setiap amalan kamu); (82:11)

Mereka mengetahui sepenuhnya apa yang kamu lakukan. (82: 12)

Tiada sesuatu diri juapun yang bebas, melainkan pasti ada malaikat yang ditetapkan menjaganya (baik keadaannya mahupun menyimpan catitan mengenai segala pembawaannya). (86:4)

Sesungguhnya azab Tuhanmu (terhadap orang-orang yang kufur ingkar) amatlah berat. (85:12)

Sesungguhnya Dia lah yang menciptakan (sekalian makhluk yang tiada) pada mulanya, dan Dia lah yang mengembalikannya (hidup semula sesudah mati). (85:13)

Dan Dia lah Yang Maha Pengampun, lagi Maha Pengasih. (85:14)

Tuhan yang mempunyai Arasy yang tinggi kemuliaannya; (85:15)

Yang berkuasa melakukan segala yang dikehendakiNya. (85:16)

Sudahkah sampai kepadamu (wahai Muhammad) perihal (kebinasaan yang telah menimpa) kaum-kaum yang menentang (Rasul-rasul yang diutuskan kepada mereka)? (85:17)

18. (Mereka itu ialah kaum) Firaun dan Thamud (kaum Nabi soleh). (85:18)

19. (Kaummu wahai Muhammad, bukan sahaja menolak ajaranmu), bahkan orang-orang yang kafir itu terus tenggelam dalam keadaan mendustakan kebenaran; (85:19)

20. sedang Allah, dari belakang mereka, melingkungi mereka (dengan kekuasaanNya)! (85:20)

21. (Sebenarnya apa yang Engkau sampaikan kepada mereka bukanlah syair atau sihir), bahkan ialah Al-Quran yang tertinggi kemuliaannya; (85:21)

22. (lagi yang terpelihara dengan sebaik-baiknya) pada Lauh Mahfuz. (85:22)

Wallahu A'lam...

Penulis:

M Aulia Hafidz Al-Majied, Lc.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ulumul Qur'an • Kaidah Penulisan Hamzah (Kaidah Imla dan Rasm)

Cyber Da'wah Aulia Media (CDAM) Kaidah Penulisan Hamzah (Kaidah Imla dan Rasm) Cara menulis hamzah di awal, di tengah, dan di akhir Berbeda dengan huruf hijaiyah lainnya, hamzah mempunyai kaidah tersediri dalam penulisannya. Hamzah bisa ditulis dalam bentuk alif, ya’, wau, atau mandiri (seperti kepala ain). Di bawah ini akan dijelaskan cara penulisan hamzah dalam kaidah imla’ dan juga rasm utsmani. Penulisan Hamzah 1. Hamzah di awal kata Ketika hamzah berada di awal kata, maka di tulis dalam bentuk alif, baik hamzah qatha maupun hamzah washal. Perbedaanya kalau menulis hamzah qatha harus ada kepala hamzahnya (ء) di atas alif ketika berharakat fathah dan dhammah serta berada di bawah alif ketika berharakat kasrah. Sedangkan menulis hamzah washal berbentuk alif saja tanpa ada kepada hamzah. Contoh hamzah qatha: أَنْعَمْتَ – أُنَاسٌ - إِكْرَامٌ Contoh hamzah washal: اَلْأَنْهَارُ - اِبْنٌ - اُنْصُرْ === Perbedaan hamzah qatha dan hamzah washal === 2. Hamzah di tengah Hamza...

Ini Dia Rahasia dan Keutamaan Membaca Surat Al Waqiah Agar Rezeki Berlimpah

Cyber Da'wah Aulia Media (CDAM) Ini Dia Rahasia dan Keutamaan Membaca Surat Al Waqi'ah Agar Rezeki Berlimpah Tidak semua manusia punya rezeki yang lancar. Padahal, setiap hari sudah bekerja keras, namun tetap saja rezeki masih kurang. Ada baiknya usaha keras kita diimbangi dengan kegiatan ibadah. Karena, bagaimanapun, rezeki datang dari Allah SWT dan cara menjemputnya adalah dengan memohon melalui ibadah. Sebenarnya, ada amalan yang bisa diterapkan untuk rezekimu yang kurang lancar. Bukan akan kaya, tetapi rezekimu akan selalu tercukupi setiap hari. Caranya, rutinlah membaca Surat Al Waqi’ah. Amalan ini dapat menjadi jalan untuk memperlancar rezeki. Mengutip bersamadakwah.net, ini salah satu keutamaan Surat Al Waqiah yang kita ketahui dari hadits yang diriwayatkan Abdullah bin Mas’ud dan penjelasan para ulama mufassirin. Membaca surat Al Waqiah tiap malam, insya Allah dijauhkan dari kemiskinan. Khalifah Utsman bin Affan bermaksud memberikan sejumlah harta kepada Abdu...

Mengenal Tujuh (7) Imam Qira'ah Sab'ah • Biografi 7 Imam Sab'ah

Biografi 7 Imam Qiraat Sab’ah Cyber Da'wah Aulia Media (CDAM) Ada yang pernah mendengar istilah qiraat sab'ah? Qiraat sab'ah adalah 7 ragam bacaan Al-Quran yang tentunya sampai kepada Nabi Muhammad saw. Ada 7 qurra atau ahli qiraat yang paling masyhur dan paling banyak digunakan. Ketujuh imam ini memegang peranan penting dalam qiraat Al-Qur’an hingga bisa sampai kepada kita. Perlu diketahui bahwa qiraat yang digunakan oleh kaum muslimin Indonesia adalah Imam ‘Ashim riwayat Hafsh. Jika kita ke beberapa negara di timur tengah maka akan mendapati beberapa bacaan yang sedikit berbeda dengan bacaan kita. Namun perbedaan itu hanyalah sekadar dialek saja bukan pada makna dari ayat. 1. Ibnu 'Amir (118 H) Nama lengkapnya adalah Abdullah Al-Yahshuby seorang qadhi di Damaskus pada masa pemerintahan Walid ibnu Abdul Malik. Pannggilannya adalah Abu Imran. Dia adalah seorang tabi'in, belajar qira'at dari Al-Mughirah ibnu Abi Syihab Al-Mahzumy dari Utsman bin A...