Langsung ke konten utama

KITAB THUFATUL ATHFAL_KHOTIMATUL KITAB / خاَتِمَةٌ

     

    وَتَــمَّ ذَا النَّـظْمُ بِحَـمْدِ اللَّـــهِ

    عَـلَـى تَمَامِـهِ بِـلاَ تَــنَاهِـى

    Dan telah khatam sempurna, nadhom ini, dengan memuji Allah (dengan hamdalah), atas sempurna selesainya nadhom dengan pujian kepada-Nya tanpa ada batas.

     

    أَبْـيَاتُـهُ نَـدٌّ بَـداَ لِـذِى النُّـهَى

    تَارِيخُهُ بُشْـرَى لِمَـنْ يُـتْقِـنُـهَا

    Jumlah baitnya adalah“نَـدٌّ بَـداَ” (tumbuhan yang harum/tumbuhan pohon gaharu) kata ini jika diterjemahkan menurut perhitungan jummal (http://ar.wikipedia.org/wiki/حساب_الجمل) menunjukkan angka 61 yaitu: ن = 50 + د = 4 + ب = 2 + د = 4 + ا = 1 = 61
    bagi orang yang memiliki akalyaitu orang pandai , tanggal penyelesaiinya adalah “بُشْـرَى لِمَـنْ يُـتْقِـنُـهَا” (kabar baik bagi orang yang menguasai nadhom tersebut{nadhom tuhfatul athfal ini}), jika dilakukan perhitungan yang serupa, kalimat ini menghasilkan angka: 1198 , yaitu nadhom ini selesai dikarang oleh pengarang kitab ini di tahun 1198 H.

     

    ثُـمَّ الصَّـلاَةُ وَالسَّــلاَمُ أَبَـــداَ

    عَلـى خِـتَامِ الأَنْبِـيَاءِ أَحْـمَـدَا

    Lalu sholawat dan salam selamanya, atas penutup para nabi yaitu Ahmad, yang terpuji semua tentangnya, Nabi Muhammad SAW.

     

    وَالآلِ وَالصَّــحْبِ وَكُـلِّ تَـابِـعِ

    وَكُــلِّ قَـارِئٍ وكُـلِّ سَــامِـعِ

    Dan juga para keluarganya, dan para sahabat-sahabatnya, serta para pengikutnya, dan juga bagi setiap orang yang membacakitab ini, dan juga setiap orang yang mendengar kitab ini.

     

    وَصَلَّى الله عَلٰى سَيِّدِنَا وَشَفِيْعِنَا النَّبِيِّ الأُمِّيِّ مُحَمَّدٍ وَعلٰى اٰۤلِه وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
    تَسْلِيْماً كَثِيراً مُباَرَكاً عَدَدَ مَا كاَنَ وَمَايَكُوْنُ اِلٰى يَوْمِ الدِّيْنِ ۛ
    سُبْحاَنَ رَبِّكَ رَبِّ العِزَّةِ عَمَّا يَصِفُون
    وَسَلامٌ عَلٰى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ
    للهِ رَبِّ الْعاَلَمِيْنَ
    اۤمِيْنَ


    Penulis
    M Aulia Hafidz Al-Majied Lc
    cyberdakwahauliamedia27@gmail.com (CDAM27)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ulumul Qur'an • Kaidah Penulisan Hamzah (Kaidah Imla dan Rasm)

Cyber Da'wah Aulia Media (CDAM) Kaidah Penulisan Hamzah (Kaidah Imla dan Rasm) Cara menulis hamzah di awal, di tengah, dan di akhir Berbeda dengan huruf hijaiyah lainnya, hamzah mempunyai kaidah tersediri dalam penulisannya. Hamzah bisa ditulis dalam bentuk alif, ya’, wau, atau mandiri (seperti kepala ain). Di bawah ini akan dijelaskan cara penulisan hamzah dalam kaidah imla’ dan juga rasm utsmani. Penulisan Hamzah 1. Hamzah di awal kata Ketika hamzah berada di awal kata, maka di tulis dalam bentuk alif, baik hamzah qatha maupun hamzah washal. Perbedaanya kalau menulis hamzah qatha harus ada kepala hamzahnya (ء) di atas alif ketika berharakat fathah dan dhammah serta berada di bawah alif ketika berharakat kasrah. Sedangkan menulis hamzah washal berbentuk alif saja tanpa ada kepada hamzah. Contoh hamzah qatha: أَنْعَمْتَ – أُنَاسٌ - إِكْرَامٌ Contoh hamzah washal: اَلْأَنْهَارُ - اِبْنٌ - اُنْصُرْ === Perbedaan hamzah qatha dan hamzah washal === 2. Hamzah di tengah Hamza...

Ini Dia Rahasia dan Keutamaan Membaca Surat Al Waqiah Agar Rezeki Berlimpah

Cyber Da'wah Aulia Media (CDAM) Ini Dia Rahasia dan Keutamaan Membaca Surat Al Waqi'ah Agar Rezeki Berlimpah Tidak semua manusia punya rezeki yang lancar. Padahal, setiap hari sudah bekerja keras, namun tetap saja rezeki masih kurang. Ada baiknya usaha keras kita diimbangi dengan kegiatan ibadah. Karena, bagaimanapun, rezeki datang dari Allah SWT dan cara menjemputnya adalah dengan memohon melalui ibadah. Sebenarnya, ada amalan yang bisa diterapkan untuk rezekimu yang kurang lancar. Bukan akan kaya, tetapi rezekimu akan selalu tercukupi setiap hari. Caranya, rutinlah membaca Surat Al Waqi’ah. Amalan ini dapat menjadi jalan untuk memperlancar rezeki. Mengutip bersamadakwah.net, ini salah satu keutamaan Surat Al Waqiah yang kita ketahui dari hadits yang diriwayatkan Abdullah bin Mas’ud dan penjelasan para ulama mufassirin. Membaca surat Al Waqiah tiap malam, insya Allah dijauhkan dari kemiskinan. Khalifah Utsman bin Affan bermaksud memberikan sejumlah harta kepada Abdu...

Mengenal Tujuh (7) Imam Qira'ah Sab'ah • Biografi 7 Imam Sab'ah

Biografi 7 Imam Qiraat Sab’ah Cyber Da'wah Aulia Media (CDAM) Ada yang pernah mendengar istilah qiraat sab'ah? Qiraat sab'ah adalah 7 ragam bacaan Al-Quran yang tentunya sampai kepada Nabi Muhammad saw. Ada 7 qurra atau ahli qiraat yang paling masyhur dan paling banyak digunakan. Ketujuh imam ini memegang peranan penting dalam qiraat Al-Qur’an hingga bisa sampai kepada kita. Perlu diketahui bahwa qiraat yang digunakan oleh kaum muslimin Indonesia adalah Imam ‘Ashim riwayat Hafsh. Jika kita ke beberapa negara di timur tengah maka akan mendapati beberapa bacaan yang sedikit berbeda dengan bacaan kita. Namun perbedaan itu hanyalah sekadar dialek saja bukan pada makna dari ayat. 1. Ibnu 'Amir (118 H) Nama lengkapnya adalah Abdullah Al-Yahshuby seorang qadhi di Damaskus pada masa pemerintahan Walid ibnu Abdul Malik. Pannggilannya adalah Abu Imran. Dia adalah seorang tabi'in, belajar qira'at dari Al-Mughirah ibnu Abi Syihab Al-Mahzumy dari Utsman bin A...